Menanti Pembatalan Kenaikan BBM oleh RI-1



Oleh : Iwan Pales [Staff DKP 2013]
           

Assalamualaikum wr.wb.
Hidup mahasisawa UNIVERSITAS SRIWIJAYA.
Merdeka !!!

Kemarin, tepat tanggal 20 Oktober 2014 presiden terpilih kita Pak Joko Widodo telah dilantik dan membacakan sumpah ke-Presidenannya, dengan dilantik nya bapak kepala negara yang baru ini maka harapan rakyat sepenuhnya dilimpahkan kepadanya, nasib rakyat, nasib negara ada pada kebijakan-kebijakan yang telah beliau dan jajarannya keluarkan. Terpilihnya Presiden baru banyak harapan warga negara agar kiranya tidak menambah permasalahan atau dilema di negara ini, yaitu tanah air Ibu Pertiwi yang sangat kita cintai.

"TIPS IDUL ADHA BERKAH"



“Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil hamd (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala pujian hanya untuk-Nya)”.

│“Taqobbalallahu minna wa minkum wa ahaalallahu ‘alaika

Selamat Hari Raya Idul Adha KAMMILovers J

Hayooo, jangan pada merengut. Meskipun banyak KAMMILovers yang belum bisa menyempatkan untuk berkumpul bersanding dengan keluarga dirumah. Jangan kuatir, kita dan lingkungan kita sama seperti keluarga sendiri kok. Kan setiap muslim bersaudara. Pun dengan KAMMILovers yang sedang berkumpul dengan Keluarga, jangan sia-siakan momentum tersebut untuk berkasih sayang ya …

Kali ini Penulis, Mencoba untuk berbagi Tips-tips nih agar ibadah kita pada hari ini bisa Optimal. Semoga bisa bermanfaat ya, ambil sisi positifnya :

1.   Bersuci dengan mandi untuk hari raya, berdasarkan riwayat dari Nafi’ bahwa Abdullah Bin Umar mandi di hari raya ‘Idul Fitri sebelum berangkat ke Mushalla (tanah lapang untuk shalat) (HR. Imam Malik)
2.      Tidak makan di hari raya ‘Idul Adha sampai selesai shalat  adalah agar daging qurban bisa segera disembelih dan dinikmati setelah shalat ‘ied. hal ini berdasarkan hadits dari Buraidah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari raya Idul Adha tidak makan sampai kembali, lalu makan dari sembelihan kurbannya. (HR. Tirmidzi)
3.     Berhias dan mempercantik diri dengan memakai pakaian yang terbaik yang ada serta memakai minyak wangi dan bersiwak, sebagaimana Ibnul Qayyim di dalam Zaadul Ma’ad (I/441) menyebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki Hullas (sebuah jenis pakaian khusus) untuk berhari raya.
4.      Disunnahkan berangkat dengan berjalan kaki, tenang dan santai ke Musholla (tanah lapang), dan pulang melewati jalan yang lain, Dari Ibnu ‘Umar, beliau mengatakanRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.“.
berdasarkan Ibnul Qayyim di dalamZaadul Ma’ad ( I/449) berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar dengan berjalan kaki dan keluar melalui jalan yang berbeda pada hari raya.” (Riwayat Al-Firyabi dengan sanad shahih lihat Irwaul Gholil, 2/104)
5.   Bertakbir ketika keluar hendak shalat ‘ied. Dalam suatu riwayat disebutkan, Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berangkat shalat ‘ied bersama Al Fadhl bin ‘Abbas, ‘Abdullah bin’Abbas, ‘Ali, Ja’far, Al Hasan, Al Husain, Usamah bin Zaid, Zaid bin Haritsah, dan Ayman bin Ummi Ayman, mereka mengangkat suara membaca tahlil (laa ilaha illallah) dan takbir (Allahu Akbar).”


Wallahualam bissawab
Semoga segala sesuatu yang kita lakukan bernilai ibadah untuk sang Kholiq.
Aamiin.

Oleh : Septa G. Saputra
Dari : Berbagai sumber [dominansi muslim.or.id]

“ Sudahkah Antum/Na Memakai Batik HARI INI ??? ”



Tepat hari ini, 2 oktober 2014.

Tau apa ??... ini adalah hari batik nasional. Secara definisi Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik [wikipedia].

Indonesia kembali membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang Keanekaragaman budayanya banyak yang sudah mendunia. “Batik”, merupakan satu dari puluhan juta produk budaya Indonesia itu. Dewasa ini dengan berkembangnya pemikiran-pemikiran dan lahirnya banyak manusia yang kreatif, sehingga menghasilkan banyaknya pula motif BATIK ,  Namun Melalui situs resmi UNESCO menyatakan bahwa batik karya indonesia mengartikan eratnya status social, sejarah dan kebudayaan bangsa indonesia,

Ana (read. Saya) bangga menuliskan PENGINGATAN KESUNGGUHAN ini. Betapa Negarawannya Pemuda-pemuda masa kini. Yang hari ini, Menggunakan “BATIK”.


Akhir Kalam, SELAMAT HARI BATIK NASIONAL.

MARS KAMMI


Kesatuan Aksi mahasiswa Muslim Indonesia 2x
Berjuang tegakkan ketauhidan
Untuk meraih kemuliaan
Berbekal ilmu iman yang mendalam
Mahasiswa Muslim Indonesia

Intelektual masyarakat Beriman
Islam Jiwa perjuangan
Kebatilan adalah musuh insan
Islam  jalan perjuangan
KAMMI, Kan berjuang

Kesatuan Aksi mahasiswa Muslim Indonesia 2x
Berjuang tegakkan kebenaran
Ciptakan masyarakat bermoral
Berbekal ilmu iman yang mendalam
Mahasiswa Muslim Negarawan

Perbaikan tradisi dalam berjuang
Memimpin ummat gapai kemenangan
Persaudaraan watak dalam berjuang
Solusi islam dalam perjuangan
KAMMI kan selalu berjuang

Kesatuan Aksi mahasiswa Muslim Indonesia 2x
Berjuang tegakkan ketauhidan
Untuk meraih kemuliaan
Berbekal ilmu iman yang mendalam
Mahasiswa Muslim Indonesia

Mahasiswa Muslim Negarawan
Mahasiswa Muslim Indonesia 2x


#HP Al-Quds UNSRI

Perubahan Dan Perbaikan, Tanpa Tawaran!!





 (Oleh: Indah Lestary)
                “ tidak akan berubah nasib suatu kaum, hingga mereka berusaha mengubahnya sendiri”
sebuah kutipan dalam Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita yang telah Allah janjikan, yang tiada keraguan didalamnya, yang dikaruniakan kepada umatNya, yang didalamnya terdapat banyak pelajaran kehidupan jika kita mau mempelajarinya dan Dzat Yang Maha Mengetahui itu meridhoi dan melimpahkan rahmatNya, maka kita dapat mengambil pelajaran tersebut.  Dan semoga kita termasuk orang-orang yang tidak akan pernah berhenti untuk terus belajar dan mengharapkan ridhoNya serta senantiasa melimpahkan rahmatNya kepada kita.
                Sebagai seorang mahasiswa, generasi penerus bangsa, penentu maasa depan bangsa khususnya, banyak peran dan hal yang menjadi kewajiban yang harus kita lakukan dalam mencapai masa depan bangsa yang lebih baik dengan berlandaskan dasar hukum islam yang ada yang telah diaturNya dengan sempurna, tak ada keraguaan didalamnya, aturan untuk semua aspek kehidupanpun ada didalamnya, solusi, sejarah maupun ramalan kehidupan untuk kedepanpun sudah ada didalamnya, tanpa rekayasa, tanpa sentuhan tangan manusia dalam pembuatannya. Yah itulah al-qur’an dan Islam, sebuah itab dan agama yang sempurna.
                Namun pada kenyataannya, fakta kehidupan yang ada saat ini sangatlah bebeda jauh dari aturan yang ada didalam islam yang telah diatur didalam kitabNya sebagai pedoman hidup. Peran sebagai hambaNya pun tak dapat dijalankan sesuai dengan aturan, terlebih lagi pengertian yang sangat luas, yang menyebutkan manusia sebagai khalifah di bumi ini. Bagaimana sebuah amanah sebagi seorang Khalifah itu dapat terjalankan, jika kewajiban kita sebagai hambaNya saja tidak dapat dijalankan sesuai dengan aturanNya. Pengetahuan tentang aturan islam yang kurang, membuat pemahaman tentang islam itu sendiri menjadi salah, hingga penerapannya sudah pasti akan salah besar. Itulah yang terjadi saat ini, lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya???
                Pertanyaan kecil, namun besar yang harus kita lakukan untuk menjawabnya dalam menyikapi kondisi saat ini yang telah jauh menyimpang dari ajaran islam. Sesuatu yang besar itu akan terasa ringan jika kita melakukannya bersama, dengan pemahaman yang sama, dan  tujuan yang sama. Dua kata yang akan menentukan baik buruknya masa depan yang akan kita jalani dan kita dapatkan. “perubahan dan perbaikan”, itulah dua kata yang penuh makna dan dibutuhkan pengorbanan yang penuh juga. Itulah salah satu pradigma KAMMI, yang  akan kita lakukan bersama dalam mencapai tujuan yang sama.
                Jika perubahan dan perbaikan adalah sebuah kalimat umum yang belum ada deskripsi secara jelas dalam penerapannya, maka kita juga harus memikirkan apa yang akan kita lakukan sebagai bentuk real dalam mewujudkan perubahan dan perbaikan demi kemajuan bangsa ini. Yah, kembali lagi pada status kita sebagai seorang mahasiswa dan kader KAMMI khususnya, serta aktivis katanya saat ini,bentuk real yang dapat kita lakukan bisa kita ambil dari point2 ynag ada dalam prinsip gerakan KAMMI, diantaranya yaitu:
-          Menjadikan solusi islam sebagai tawaran jalan perjuangan KAMMI
-          Perbaikan adlaah tradisi perjuangan KAMMI
Dimulai dari hal kecil dalam menyelesaikan setiap masalah, kembalikanlah semuanya atas berlandaskan landasan islam yang telah diatur didalam Al-qur’an, karena semua aspek kehidupan telah diatur didalamnya, sehingga permasalahan apapun yang akan diselasaikan Insyaallah semua ada solusinya dalam islam, selain al-qur’an merupakan rahmatan lilalamin, al-qur’an juga bersifat berkembang mengikuti perkembangan zaman dan tidka lekang termakan oleh waktu, sehingga kapanpun kita bisa menjadikannya dasar hukum yang akan terus berlaku hingga hari kiamat datang.
Selanjunya setelah solusi kita dapatkan, maka saatnya mengadakan perbaikan dlaam setiap hal yang akan kita lakukan, menjadikan perbaikan itu sebagai tradisi pergerakan kita, semua keputusan yang idak dapat diterima oleh akal sehat serta melenceng dari ajaran islam, maka wajib bagi kita untuk memperjuangan perbaikkan terhadapnya, memperjuangankan keadilan, menegakkan kebenaran, dimanapun dan kapunpun.
Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan dan terapkan mulai dari sekarang, untuk mencapai masa depan yang lebih baik lagi, dimulai dari hal kecil, dari diri sendiri, dan dari sekarang. Semoga pejuangan itu tidak akan sia-sia dan tercapai apa yang menjadi tujuan kita.
Belum selesai,  perjalan dalam menerapkan 2 kata yang menjadi paradigma gerakan KAMMI tadi tidak hanya berhenti hanya pada penerapannya dikampus saja, jika kita akan merubah suatu negara untuk lebih baik, maka baikkanlah diri sendiri terhapan diri sendiri dulu, lalu keluarga kita, teman dan orang yang ada disekitar kita, lalu masyarakat yang ada disekitar kita,berlanjut kkota kita, provinsi, hingga negara menjadi lebih baik. Perubahan dan perbaikan harus diterapkan dimanapun dan kapanpun kita berada, dan untuk siapa saja yang membutuhkannya, yang menjadi kewajiban kita menjalankannya dalam mnempatkan peran kita secara benar.
Pesan terakhir penulis, dalam menjalankan peran kita sebagai apapun, perubahan dan perbaikanlah yang harus kita lakukan, dimanapun kapanpun, tanpa tawaran dan pilihan lain untuk memperjuangakan kebaikan. Jangan pernah berhenti melakukan perubahan dan perbaikan yang lebih baik lagi untuk mencapai kebaikan yang lebih besar...
“karna sesuatu yang besar akan tercapai jika diawali dengan niat yang besar serta usaha yang besar juga”....

               
               

Google+ Badge